Tags

, , , , ,

shutterstock_271332740

Sumber Gambar: discovermagazine.com

Hari demi hari berganti. Peristiwa demi peristiwa terjadi. Peristiwa yang terjadi hari ini tak akan sama dengan kemarin atau esok hari. Hal itu yang membuat peristiwa menjadi unik. Hal itu pula yang membuat peristiwa terkait dengan waktu.

Tentang Waktu…

Semakin berjalannya waktu, semakin sedikit sisa waktu yang diberikan Sang Pencipta kepada manusia. Entah berapa batas waktu yang diberikan Sang Pencipta kepada masing-masing manusia, tidak ada yang tahu.

Waktu yang diberikan Sang Pencipta bagaikan sebuah sumbu. Ketika sumbu dibakar, maka panjang sumbu akan semakin berkurang. Panjang sumbu awal sebelum dibakar, hanya Sang Pencipta yang tahu. Manusia hanya tahu bahwa sumbu itu akan berkurang seiring berjalannya waktu. Dan saat sumbu itu habis, maka selesai sudah perziarahan manusia di dunia ini.

Ketidaktahuan tentang berapa panjang sumbu waktu yang diberikan oleh Sang Pencipta membuat manusia harus memanfaatkan setiap detik kehidupannya dengan bijak. Tak akan ada pengulangan waktu. Manusia tidak akan bisa kembali ke masa lalu untuk memperbaikinya. Manusia hanya bisa memperbaiki masa kini dan masa depan.

Manusia bijak, memanfaatkan waktu melalui tindakan yang bernilai bagi dunia. Tidak bertindak, tidak melakukan apa-apa, sama saja tidak memanfaatkan waktu yang diberikan secara percuma oleh Sang Pencipta. Selama tak melakukan apa-apa, sumbu waktu akan terus berjalan. Apakah Anda akan terus tidak melakukan apa-apa sambil menanti sumbu itu habis?

©BERN24

 

 

Advertisements