Memelihara Etika Buruk, Memanen Buah Korupsi

Tags

, , , ,

Tak dipungkiri lagi bahwa korupsi menjadi musuh bersama negeri ini. Wajah-wajah koruptor menghiasi layar televisi ketika tertangkap tangan oleh KPK. Masyarakat berseru-seru tentang pemberantasan korupsi. Mahasiswa berdiskusi, bahkan berunjuk rasa mengenai hal yang berkaitan dengan korupsi. Seruan unjuk rasa terkadang berbuntut dengan kerusuhan. Sebenarnya ada cara lain bagi mahasiswa yang lebih elegan untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya mengenai maraknya korupsi.

Melalui unjuk rasa, mahasiswa menuntut pemberantasan korupsi, penyelesaian kasus, keterbukaan informasi dan lain sebagainya. Namun, menurut saya, mahasiswa terlalu banyak menuntut. Penyelesaian dan pemberantasan kasus korupsi tidak hanya pihak yang berwenang tetapi juga dari diri mahasiswa sendiri. Sebagai mahasiswa, sudahkah anda terbebas dari korupsi?

Melihat realita yang ada dalam dunia pendidikan saat ini, bibit korupsi sebenarnya sudah dibentuk sejak menempuh pendidikan. Saya sebagai salah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri melihat realitas sehari-hari mengenai buruknya integritas pendidikan di Indonesia. Salah satu yang paling saya soroti adalah kebiasaan “Titip Absen”. Memang kebiasaan ini sudah ada dari dulu, sudah sejak zaman Ibu saya jadi mahasiswa. Namun, ironinya kebiasaan “Titip Absen” diturunkan ke mahasiswa generasi berikutnya hingga menjadi budaya. Karena sudah menjadi budaya, maka tindakan seperti ini dianggap mahasiswa sebagai tindakan yang diperbolehkan.

Continue reading

Akhirnya…. Waktuku tak terbuang percuma

Tags

, , , ,

Sabtu, 17 Desember 2016 merupakan hari yang paling menyenangkan buatku. Hari itu aku merasa mendapat banyak value added dan yang pasti terhibur. Aku merasa lebih memanfaatkan waktu daripada hari-hari sebelumnya.

Pertama, kira-kira jam 2 aku pergi ke Gramedia Kotabaru bersama Harits. Hal yang membuat spesial Gramedia Kotabaru hari itu

Continue reading